Harus Minta Kejelasan Ahli Bahasa

Ferdy Sambo, Sidang Lanjutan Sebagai Saksi

Selasa, 27 Desember 2022 – 17:21 WIB

VIVA Nasional – Tim penasihat hukum Ferdy Sambo dan Putri Candrawathi, yakni Febri Diansyah mempertanyakan pihak yang bertanggung jawab terkait perintah ‘hajar’ dalam kasus pembunuhan berencana Yosua Hutabarat alias Brigadir J. 

Febri bertanya kepada Guru Besar Hukum Pidana Universitas Andalas, Elwi Danil yang bertindak sebagai saksi ahli dalam persidangan lanjutan pembunuhan Brigadir J. Duduk sebagai terdakwa yaitu Ferdy Sambo dan Putri Candrawathi.

Mulanya, Febri bertanya kepada Elwi Danil jika terjadi kesalahpahaman terkait perintah orang yang memerintahkan dan orang yang diperintah melakukan sesuatu. 

Ferdy Sambo Sidang Lanjutan Pembunuhan Brigadir J

Ferdy Sambo Sidang Lanjutan Pembunuhan Brigadir J

Elwi menyebut yang bertanggung jawab dalam hal tersebut yakni orang yang menerima perintah. 

“Dalam konteks ilustrasi seperti itu ada Pasal 55 ayat (2) KUHP, bahwa orang yang menggerakkan hanya bertanggung jawab sebatas apa yang dia gerakan beserta apa akibat dari apa yang dia gerakkan,” kata Elwi Danil di ruang sidang.

“Yang bertanggung jawab sepenuhnya kalau seandainya orang yang digerakkan itu melakukan perbuatan melebihi apa yang dianjurkan, maka dialah yang bertanggung jawab. Bukan yang menggerakkan yang bertanggung jawab,” lanjutnya.

Halaman Selanjutnya

Diketahui, yang memberi perintah ‘Hajar’ itu adalah Ferdy Sambo. Lalu, yang menerima perintah yaitu Richard Elizer alias Bharada E. 

img_title

Sumber: www.viva.co.id