Kemenhub Batasi Operasional Truk Saat Natal dan Tahun Baru, Ini Jadwalnya

Jalan Tol Semarang ABC macet total sepanjang hampir 10 kilometer.

Rabu, 14 Desember 2022 – 17:46 WIB

VIVA Nasional – Kementerian Perhubungan RI memprediksi bahwa akan ada sekitar 44,17 juta orang akan melakukan perjalanan selama masa libur Natal 2022 dan Tahun Baru 2023. Sebagian besar dari jumlah orang yang akan melakukan perjalanan tersebut diperkirakan akan memilih transportasi jalur darat.

Direktur Jenderal Perhubungan Darat atau Dirjen Hubdat Kementerian Perhubungan Hendro Sugianto mengaku telah menyiapkan sejumlah persiapan mengantisipasi lonjakan kendaraan jelang libur Nataru tahun ini. Salah satunya yaitu memastikan kesiapan Prasarana Jalan Dan Angkutan Umum, Manajemen Operasional Lalu Lintas Dan Pengendalian Kecelakaan Lalu Lintas, Serta Pemeriksaan Kendaraan Bermotor Dan Pengemudi.

Hendro juga mengatakan bahwa Ditjen Hubdat akan melakukan manajemen rekayasa lalu lintas di jalan tol maupun non-tol. Seperti pengaturan dengan cara penerapan one way atau contra flow. “Melakukan manajemen rekayasa lalu lintas di jalan tol dan non toll seperti, contra flow, one way di kawasan khusus dan managemen rest area,” ujar Hendro dalam konferensi persnya, Rabu 14 Desember 2022 

Ilustrasi kemacetan.

Ilustrasi kemacetan.

Photo :

  • ANTARA FOTO/Dhemas Reviyanto

Hendro juga mengatakan bahwa Ditjen Perhubungan Darat, Korlantas Polri dan Ditjen Bina Marga bersepakat untuk membatasi operasional angkutan barang selama masa Angkutan Natal 2022 dan Tahun Baru 2023.

“Pembatasan operasional angkutan barang, pembatasan u-turn, optimalisasi gerbang toll, dan lain sebagainya,” kata Hendro 

Angkutan barang yang diatur adalah yang jumlah Berat Yang Diizinkan (JBI) lebih dari 14.000 (empat belas ribu) kilogram, mobil barang dengan 3 (tiga) sumbu atau lebih, Kereta tempelan atau kereta gandengan, Pengangkut bahan galian (tanah, pasir, batu), Pengangkut Bahan tambang, Pengangkut Bahan bangunan (besi, semen dan kayu)

Sumber: www.viva.co.id