Mahfud Bilang Tragedi Kanjuruhan Bukan Pelanggaran HAM Berat, Koalisi Masyarakat: Menyesatkan!

Bawa Keranda Mayat, Aremania Demo Tuntut Keadilan Korban Tragedi Kanjuruhan

Selasa, 3 Januari 2023 – 16:44 WIB

VIVA Nasional – Koalisi masyarakat sipil mengecam pernyataan Menteri Koordinator Bidang Politik Hukum dan Keamanan (Menko Polhukam) Mahfud MD yang menyebut tragedi kelam di stadion Kanjuruhan, Malang, tak termasuk pelanggaran Hak Asasi Manusia (HAM) berat. 

Koalisi masyarakat itu terdiri dari Lembaga Bantuan Hukum Surabaya pos Malang (LBH Malang), LBH Surabaya, Yayasan Lembaga Bantuan Hukum Indonesia (YLBHI), Komisi Untuk Orang Hilang dan Korban Tindak Kekerasan (Kontras), Lokataru Foundation, dan IM57+ Institute.

“Koalisi menilai pernyataan yang disampaikan oleh Menko Polhukam tersebut tidak lah berdasar dan menyesatkan!,” kata Ketua YLBHI Muhammad Isnur dalam keterangan resminya, Selasa 3 Januari 2023.

Sudut Stadion Kanjuruhan pasca Tragedi Kanjuruhan.

Sudut Stadion Kanjuruhan pasca Tragedi Kanjuruhan.

Menurut Isnur, Mahfud tak memiliki wewenang untuk menyatakan suatu peristiwa merupakan pelanggaran HAM berat atau tidak. Dia menambahkan berdasarkan Undang-Undang Nomor 26 Tahun 2000 tentang Pengadilan Hak Asasi Manusia, lembaga yang berwenang menyatakan pelanggaran HAM berat atau tidak adalah Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM). 

“Meskipun Menko Polhukam menjelaskan pernyataan yang disampaikannya tersebut berdasarkan hasil penyelidikan Komnas HAM, menurut kami, pernyataan tersebut tetaplah keliru,” jelas Isnur.

Namun, ia menyampaikan, tragedi Kanjuruhan dapat dikategorikan sebagai pelanggaran HAM berat jika Komnas HAM melakukan penyelidikan. 

Halaman Selanjutnya

“Sesungguhnya, tidak menutup kemungkinan bagi Komnas HAM untuk menyelidiki kasus Kanjuruhan dalam kerangka pelanggaran HAM berat,” kata Isnur.

img_title

Sumber: www.viva.co.id