Tak Terbukti Pencucian Uang, Hakim Kembalikan Aset-aset Mewah Doni Salmanan

Doni Salmanan

Kamis, 15 Desember 2022 – 18:42 WIB

VIVA Nasional – Majelis Hakim Pengadilan Negeri (PN) Bale Bandung memerintahkan agar jaksa penuntut umum (JPU) mengembalikan aset-aset milik terdakwa kasus afiliator aflikasi Quotex, Doni Muhammad Taufik atau Doni Salmanan. Sebelumnya, Doni Salmanan divonis 4 tahun penjara terkait kasus tersebut. 

“Menjatuhkan pidana kepada terdakwa dengan pidana penjara selama 4 tahun dan denda sebesar Rp 1 miliar dengan ketentuan apabila tidak dibayar maka diganti dengan pidana selama 6 bulan,” kata Ketua Majelis Hakim, Achmad Satibi, Kamis, 15 Desember 2022.

Doni dinyatakan bersalah berdasarkan dakwaan pertama yakni Pasal 45A ayat (1) juncto Pasal 28 Ayat 1 UU RI Nomor 11 Tahun 2008 tentang ITE sebagaimana diubah dan ditambah dalam UU RI Nomor 19 Tahun 2016 tentang perubahan UU RI Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik. 

Sejumlah mobil mewah menjadi barang bukti kasus Doni Salmanan

Sejumlah mobil mewah menjadi barang bukti kasus Doni Salmanan

Sementara itu, dakwaan kedua terkait Tindak Pidana Pencucian Uang (TPPU) dianggap hakim tidak terpenuhi unsur pidananya.

“Menyatakan terdakwa Doni Muhammad Taufik tidak terbukti secara sah melakukan tindak pidana sebagaimana dakwaan kedua (TPPU) penuntut umum, membebaskan dari dakwaan kedua,” ujar Satibi, Kamis 15 Desember 2022.  

Adapun sebelumnya Jaksa Penuntut Umum (JPU) mendakwa Doni Salmanan dengan Pasal 3 dan Pasal 4 UU Nomor 8 Tahun 2010 tentang TPPU.

Sumber: www.viva.co.id