Tegaskan RSDC Wisma Atlet Bebani Anggaran Negara, Kepala BNPB: Maunya Segera Ditutup

Wisma Atlet Kemayoran

Selasa, 27 Desember 2022 – 19:24 WIB

VIVA – Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Letjen TNI Suharyanto menginginkan agar Rumah Sakit Darurat COVID-19 (RSDC) bisa ditutup seluruhnya. Suharyanto menyebut, pengoperasian RSDC Wisma Atlet hanya membebani anggaran.

Suharyanto mengatakan, dalam beberapa bulan terakhir jumlah pasien yang dirawat di RSDC Wisma Atlet terus menurun.

“Setelah tiga bulan terakhir, tower-tower yang lain ini sudah tidak ada pasien. Bahkan per kemarin, hanya tinggal empat orang di tower enam,” kata Suharyanto kepada wartawan, Selasa 27 Desember 2022. 

“Maunya BNPB itu segera ditutup semua karena kan itu membebani anggaran, untuk efisiensi,” sambung dia.

Mobil ambulans berjalan keluar dari RSDC Wisma Atlet Kemayoran.

Mobil ambulans berjalan keluar dari RSDC Wisma Atlet Kemayoran.

Photo :

  • ANTARA FOTO/Indrianto Eko Suwarso/rwa.

Kendati demikian, keinginan tersebut tidak bisa dilaksanakan begitu saja. Pasalnya, Suharyanto menyebutkan pihaknya akan memantau tren kasus COVID-19 hingga tiga bulan ke depan. 

Suharyanto juga mencontohkan bahwa saat ini terdapat dua negara yakni China dan Jepang yang mengalami lonjakan kasus COVID-19.

Halaman Selanjutnya

“Tetapi kita juga ingin tahu gimana perkembangan ke depannya. Sampai tiga bulan ke depan, Januari, Februari dan Maret. Mudah-mudahan kondisi terkendali terus tidak ada lonjakan,” jelas dia.

img_title

Sumber: www.viva.co.id